Mawar Putih

 

kalau saya dengar kata cinta
saya ingat kepadamu
pada rumah putih dengan pekarangannya yang rapi
dan anak-anak yang sudah mandi berlari kian kemari
menggetarkan senja dengan bahasa gelak mereka

kemeja bersih, teh hangat, dan kau menyulam di sampingku
apakah lagi impian seorang lelaki
setelah keringat, setelah topan di laut
setelah darah di padang-padang perwira?

kalau saya dengar kata cinta
saya ingat kebun kita
tempat kau memelihara aneka bunga dengan sabar dan kasih
dari hari ke hari dalam kuyup hujan atau api kemarau

dan tanpa kau ketahui, perempuan yang baik
telah kau kembangkan mawar putih
di bukit hati seorang lelaki


~ Saini KM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s