So Far So Good, Alhamdulillah

Besok gajiannn!!!

Gaaa jiii aaannn.

Sebelumnya, ngga pernah segini ngarepnya gue sama tanggal 25.

Tapi sejak nyicil uang muka pagupon, terasa banget besarnya cara hidup (istilah ini lebih pas dibanding “gaya hidup”, secara hidup gue ngga gaya) gue yang dirampok. Nyadar juga kalo ternyata selama ini gue membelanjakan uang secara sembrono.

Dua pekan lalu, lotion habis. Label harga masih menempel di botol kosongnya. Heran, apa pertimbangan gue dulu sampe beli lotion Body Shop yang Rp109 ribu? Mau itu jenis strawberry puree kek, so what gitu loh??? Muahalll. Di Indomart deket rumah ada lotion-lotion lokal yang harganya ngga nyampe ceban.

Dua hari lalu conditioner habis, akibatnya tadi keramas tanpa conditioner. Besar sekali, Saudara-saudara, peran conditioner bagi rambut gue yang panjang, keriting, dan kusut ini. Conditioner yang habis itu juga Body Shop yang harganya hadoh sutralah, sakit ati. Sampe sekarang belum beli lagi. Yang pasti bukan Body Shop!!!

Sekarang, kemewahan naik ojek hanya kalo pulang lewat dari jam 10 malam. Kalo pulang antara jam 8.30 malam (batas adanya angkot yang ke dalam dari jalan besar) dan jam 10, jalan kaki sajah. Sepuluh menit ini. Sekalian nyapa bapak-bapak yang nongkrong di warung kopi (bapak penduduk asli Bekasi ini sudah rajin nyapa sejak gue berseragam biru putih pulang sekolah, “Kok jalan, Nyai…?”)

Dulu bisa berbetah-betah di kantor sampe jam 10 malam, terus sok gaya nyonya kaya, naik taksi dari depan kantor sampe depan pagar rumah, widiiiihhh secuil pun jangan berani-beraninya kau bayangkan itu lagi, vi.

Bakoel Koffie Cikini yang homy dan bikin betah itu dua bulan terakhir jadi tempat mewah buat gue. Dulu juga mewah sih secara harga kopinya setali tiga uang sama Starbucks, tapi suasananya itu bikin gue rela sebulan sekali atau dua kali ke sini. Sekarang, kalo pengen ngopi cukup beli Torabika sachet, masukkan isinya ke cangkir keramik kecil, tuang air panas, aduk. Kopiku kental….

Jalan-jalan? Lupakan!

Trus, bra udah dua yang longgar, belum diganti. Harganya…uhuk uhuk…sama kayak beli baju. Gadis gue ini emang ngerti barang, ngga bisa dikasih yang murah meriah mesra :D))

Cicilan uang muka pagupon masih dua kali lagi. Artinya, gue harus jalani hidup macam ini selama dua bulan lagi. Dua bulan lagi, Saudddarra-saudddarra!!! Imaaannn…berkumpullah di hatikuuu….

**Tolong maklumi kalo dua bulan ini gue galak buanget. Ternyata ada korelasi antara ngirit dan galak. Maapin yak.**

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s