Robohnya Surau Kami

 

… kenapa engkau biarkan dirimu melarat,
hingga anak cucumu teraniaya semua.

Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain mengambilnya
untuk anak cucu mereka.

Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri,
saling menipu, saling memeras.

Aku beri kau negeri yang kaya-raya, tapi kau malas.
Kau lebih suka beribadat saja,
karena beribadat tidak mengeluarkan peluh,
tidak membanting tulang.

Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal
di samping beribadat.

Bagaimana engkau bisa beramal kalau engkau miskin.

Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah saja,
hingga kerjamu lain tidak memuji-muji dan menyembahku saja.
Tidak.
Kamu semua mesti masuk neraka.

Hai, Malaikat, halaulah mereka ini kembali ke neraka.
Letakkan di keraknya.

Robohnya Surau Kami (1956)
A.A. Navis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s