Aksi Riuh Penipu Ulung

american

Setelah kedoknya terbuka, duo kriminal Irving dan Sydney terpaksa bekerja sama dengan FBI membongkar kejahatan di pemerintahan. Tanpa disadari FBI, mereka tetap punya posisi tawar.

Oleh Silvia Galikano

Judul: American Hustle
Genre: Crime | Drama
Sutradara: David O. Russell
Skenario: Eric Warren Singer, David O. Russell
Produksi: Sony Pictures
Pemain: Christian Bale, Amy Adams, Bradley Cooper, Jennifer Lawrence
Durasi: 2 jam 9 menit

Irving Rosenfeld (Christian Bale) dan mitra kerjanya, Sydney Prosser (Amy Adams), dibekuk FBI. Klien yang barusan sepakat pinjam duit dalam jumlah besar ternyata agen FBI yang menyamar, Richie DiMaso (Bradley Cooper). Selesai sudah bisnis mereka yang selama ini mulus-mulus saja.

Setelah bermitra dengan Sydney Prosser (Amy Adams), usaha rentenir Irving Rosenfeld (Christian Bale) makin laris dan “naik kelas.” Sydney berpura-pura sebagai aristokrat Inggris yang punya “jaringan Inggris.” Tujuannya, menarik klien kelas atas yang meminjam uang dalam jumlah banyak.

Si peminjam harus setor uang dulu sebelum mendapat pinjaman. Ternyata setelah uang disetor, yang disebut jaringan Inggris itu tidak juga mencairkan pinjaman. Yup, jaringan itu fiktif.

Ini awalnya cuma usaha sampingan. Usaha utama Irving adalah mengelola jaringan laundry yang sudah mencapai enam outlet di dua kota. Semuanya berjalan lancar. Usaha sampingan satu lagi adalah menjual lukisan palsu yang diakui sebagai lukisan asli.

Irving jeli melihat Sydney, karyawati majalah Cosmopolitan, yang punya taste bagus dalam urusan mode dan mengerti seni. Irving pun menyediakan baju-baju bagus yang boleh Sydney pilih langsung. Bukan pilih di toko baju, tapi di ruang belakang outlet laundry-nya yang khusus menyimpan baju-baju yang tidak diambil lagi oleh klien setelah di-laundry.

Hubungan Irving dan Sydney berkembang bukan sekadar hubungan kerja. Mereka terlibat hubungan asmara walau Irving punya istri, Rosalyn Rosenfeld (Jennifer Lawrence).

Rumah tangga mereka sudah lama tidak akur tapi Rosalyn menolak bercerai. Andaipun dia meloloskan keinginan Irving untuk bercerai, Rosalyn akan membawa anaknya, anak kandung yang kemudian diadopsi Irving dan diberi nama belakang Rosenfeld, Danny Rosenfeld. Irving sangat mencintai bocah ini.

FBI tidak berhenti di Irving dan Sydney. Ada sasaran kakap yang diincar, yakni para politikus korup. Richie melihat ada peluang meringkus kalangan pemerintahan itu dengan terlebih dahulu meringkus Irving dan Sydney. Dia memberi tawaran pada keduanya untuk bekerja sama, melakukan penyamaran untuk menjebak senator, anggota kongres, hingga Gubernur New Jersey, Carmin Polito (Jeremy Renner). Imbalannya, Irving dan Sydney tidak akan dipenjara.

Tak punya pilihan lebih baik, keduanya menyanggupi tawaran Richie untuk memasuki kejahatan kerah putih. Mulailah Irving dan Sydney melanjutkan akting mereka di bawah arahan Richie. Sydney melanjutkan perannya sebagai si aristokrat Inggris.

American Hustle adalah versi fiksionalisasi Abscam, yakni operasi FBI menangkap tangan para politikus korup pada akhir 1970-an hingga awal 1980-an dengan umpan sheik dari Arab. Skandal ini sempat mengguncang Amerika. Di awal film memang ditulis sebagian diambil dari kejadian nyata, tapi tak perlu pusing bagian mana yang fakta, mana yang fiksi, nikmati saja.

Begitu film dimulai, sutradara David O. Russell dan penulis Eric Warren Singer langsung menyengat penonton dengan bagian inti operasi Abscam. Di situ ada dua penipu ulung kita, ada agen FBI, ada dua politikus, dan ada Pak Walikota. Di lantai ada kopor berisi duit yang siap disorongkan. Siapa yang akan menerima?

Christian Bale, Amy Adams, Bradley Cooper, dan Jennifer Lawrence adalah headliners dalam ensemble menawan ini. Mereka semua pernah bekerja sama dengan Russel sebelumnya, sehingga kini tak sulit bagi mereka memberikan kepercayaan penuh pada sang sutradara.

Akting Christian Bale dan Amy Adams sebagai pasangan penipu dimainkan sangat bagus, pol-polan. Bale bersinar dalam perannya kali ini yang sangat berbeda dari karakter-karakter yang pernah dia perankan sebelumnya.

Russell memberikan Amy Adams peran empuk untuk dikunyah. Dia harus menggali sisi seksinya dan menggunakan muslihat femininnya untuk menjalani peran sebagai Sydney.

Desainer kostum Michael Wilkinson membuat film ini sebagai parade fashion dengan sederet gaun berleher superrendah hingga membelah perut, mengingatkan kita pada cover majalah Cosmopolitan. Rambut juga berperan lebih dari sekadar pendukung.

Christian Bale yang in-good-shape itu dibuat berperut buncit dan berkepala botak bagian atas dan gondrong di samping. Sutradara David O. Russell memberi adegan khusus cara Irving “menambal” botaknya dengan gumpalan rambut yang diolesi lem, lalu menutupkan rambut samping kanan ke samping kiri, menyeberangi gumpalan. Sydney menjuluki cara Irving menyisir itu sebagai “elaborate.”

Ada pula adegan pembicaraan telepon antara Sydney dan Richie saat kepala mereka sama-sama sedang dipenuhi rol rambut. Perempuan dengan rol rambut besar-besar, jamak kita lihat. Tapi begitu layar menampilkan Bradley Cooper yang ganteng dan manly itu dengan rol rambut kecil-kecil menutupi kepalanya, alamak, sinting kali Russel ini. Idenya priceless!

Daaann… tak mungkin kita meninggalkan bioskop tanpa membawa ingatan tentang Rosalyn yang cerewet dan insecure. Russel memberi dialog-dialog unik, kalau tidak bisa dibilang kampungan, untuk perempuan ini. Menggelikan bagaimana dia marah-marah pada Irving setelah microwave baru pemberian Carmine meledak, padahal Rosalyn sendiri penyebabnya, memasukkan loyang ke dalam microwave.

“Why don’t you build something, like he does? Instead of all your empty deals, they’re just like your fuckin’ science oven. You know, I read that it takes all of the nutrition out of our food! It’s empty, just like your deals. Empty! Empty!”

Karakter Rosalyn sebagai istri yang banyak menuntut ditaklukan habis oleh Jennifer Lawrence. Di seri The Hunger Games (2012 dan 2013) dia memerankan Katnis Everdeen si remaja yang cekatan memanah dan tak banyak cakap, tapi di American Hustle, perempuan berusia 23 tahun ini memainkan karakter ibu rumah tangga yang mengisi hari-harinya dengan mengurus anak dan berdandan. Tubuhnya padat berisi, banyak bergolek di ranjang, dan tahu benar bagaimana menghadapi Irvin.

American Hustle adalah film cerdas, lucu,  menakjubkan, nyaris tanpa cela dan  membuat gaya heboh tahun 1970-an nampak menggoda. Ada nuansa film-film Martin Scorsese di sana, terutama Goodfellas. Terlebih saat Robert DeNiro muncul dalam peran kecil sebagai bos mafia.

Film ini menyabet Golden Globe Award tahun ini untuk kategori Best Motion Pictrue, Comedy or Musical. Dua aktrisnya, Amy Adams dan Jennifer Lawrence juga membawa pulang award untuk kategori masing-masing Best Actress dan Best Supporting Actress.

Skenario Russell dan Eric Warren Singer seperti tarian rumit yang banyak lapis.

Kisah tentang politikus korup hanyalah subplot. Fokusnya pada hubungan kompleks antara Irving, Rosalyn, Sydney, dan Richie. Pertanyaan besar siapa yang menipu siapa pada akhirnya tidak benar-benar jelas dan penonton dibuat kaget di akhir film. Ulung benar duo penipu ini.

***
Dimuat di Majalah Detik edisi 114, 3-9 Februari 2014

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s