Formula Keren untuk Sang Kapten

captain america

Captain America mendapat misi menghentikan rencana jahat Hydra. Masalahnya, dia tidak tahu siapa musuh yang sebenarnya dan siapa kawan sejati.

Oleh Silvia Galikano

Judul: Captain America: The Winter Soldier
Sutradara: Anthony dan Joe Russo
Produksi: Disney
Pemain: Chris Evans, Scarlett Johansson, Samuel L. Jackson, Robert Redford
Durasi: 138 menit

“Don’t trust anyone.”

Belum lama Steve Rogers (Chris Evans) si Captain America “dibangunkan” setelah dibekukan selama 40 tahun. Dia mendapat tugas dari atasannya di S.H.I.E.L.D.S., Nick Fury (Samuel L. Jackson), untuk membebaskan sandera di sebuah kapal induk. Steve bersama Natasha Romanoff (Scarlett Johansson) si Black Widow dan pasukan S.H.I.E.L.D.S. akhirnya berhasil membebaskan seluruh sandera dalam waktu singkat, tak meleset dari perkiraan.

Dalam operasi itu Natasha menemukan data rahasia tentang Hydra, lembaga yang membawahi S.H.I.E.L.D.S.. Ternyata Hydra yang dikepalai Alexander Pierce (Robert Redford) adalah lembaga bayangan dalam pemerintah yang punya rencana jahat berkait tiga helicarrier raksasa yang sekarang disimpan di bawah sungai kota. Sejumlah senator diam-diam jadi pendukung Hydra.

Saat pulang ke apartemennya, Steve diberondong tembakan entah dari mana dan siapa pelakunya. Peggy Carter (Hayley Atwell), tetangga yang dia kira perawat rumah sakit, jadi orang yang sigap melindungi Steve. Ya, Peggy bukan perawat imut seperti yang ditampakkan selama ini. Dia anggota S.H.I.E.L.D.S. yang ditugaskan mengawasi Steve.

Steve teringat lagi pesan Fury sebelum dia membebaskan sandera, untuk tidak mempercayai siapa pun, termasuk untuk tidak percaya pada Fury yang memberinya pesan.

Hydra kini merekrut orang dari masa lalu Steve, Bucky Barnes (Sebastian Stan) si Winter Soldier yang tangan peraknya tak kenal ampun dan keberadaannya bak siluman.

Captain America: The Winter Soldier adalah sekuel dari Captain America: The First Avenger (2011) yang berlatar belakang Perang Dunia II. Kali ini, Steve ditempatkan dalam intrik politik yang tidak biasa, mengingatkan kita pada cerita klasik The Parallax View (1974) dan Three Days of the Condor (1975) dengan twist “thriller konspirasi” yang rumit.

Pencinta setia Marvel bakal suka dengan ketajaman actionnya yang tidak biasa. Apalagi kali ini ada sentuhan karakter yang dijadikan judul, yakni Winter Soldier yang tangan kirinya terbuat dari baja dan punya hubungan emosional dengan Captain America di masa lalu. Subplot yang menambah bobot drama.

Dalam kostum merah-putih-biru yang retro, Captain America mengusung nilai-nilai kunonya yang tetap segar. Sayangnya, Chris Evans nampak sekadar pria berotot serbacanggung dalam balutan kaos ketat, yang makin menguatkan anggapan Captain America sebagai superhero paling membosankan dalam daftar Marvel.

Untung saja The Winter Soldier film action dan duo sutradara membuat adegan-adegan action yang luar biasa keren. Untungnya lagi, Evans dikelilingi aktor-aktor hebat yang memberi sentuhan drama lebih kuat.

Akting Evans dikalahkan oleh seluruh pemain: Garry Shandling yang jadi senator, Stan Lee yang jadi penjaga museum, bahkan oleh foto Dominic Cooper yang ada di dinding, kehadiran mereka di layar memancarkan kharisma kuat ketimbang Evan.

Scarlett Johansson tidak kesulitan menarik perhatian penonton sebagai Black Widow, bekas agen Soviet yang jago bela diri dan menguasai IT. Samuel L Jackson hadir kembali sebagai komandan S.H.I.E.L.D., Nick Fury, yang dilingkupi kemarahan. Aura kuatnya hanya dapat diimbangi Robert Redford sebagai politisi kharismatik, mentor lama Fury, yang tengah menyiapkan proyek pertahanan rahasia.

Captain America: The Winter Soldier punya tone lebih kasar dibanding film-film Marvel lainnya, umumnya karena villain-nya menggunakan senjata “beneran”, seperti pisau, granat, pistol otomatis, dan senapan serbu. Mari berharap petualangan Captain berikutnya menghadirkan lebih banyak keajaiban komik macam action terbang Anthony Mackie sebagai Falcon yang mantap punya itu.

***
Dimuat di Majalah Detik edisi 123, 7-13 April 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s