Ansambel Apik Aktor Kelas Wahid

20141020_MajalahDetik_151_107 copy

Pulang ke kota kelahiran, pengacara ini dihadapkan pada kasus kematian yang melibatkan hakim setempat. Pak Hakim itu ayah kandungnya.

Oleh Silvia Galikano

Judul: The Judge
Genre: Drama
Sutradara: David Dobkin
Skenario: Nick Schenk, Bill Dubuque
Produksi: Warner Bros. Pictures
Pemain: Robert Downey Jr., Robert Duvall, Vera Farmiga
Durasi: 2 jam 22 menit

Hank Palmer (Robert Downey Jr.) adalah pengacara sukses bertarif mahal di Chicago. Kliennya para penjahat licik berkerah putih. “Orang yang tak bersalah tak mampu bayar saya,” begitu suatu hari dia katakan ke jaksa.

Rumah mewah Hank di pinggir kota dihuni bersama istri dan seorang putri mereka. Dua mobil tak kalah mewahnya terparkir di garasi. Gambaran sosok sukses yang dilabelkan orang lain sudah sempurna dia miliki.

Yang tak diketahui khalayak adalah Hank dan istrinya sedang dalam proses cerai setelah Hank memergoki istrinya berselingkuh. Sang istri beralasan Hank jarang ada di rumah dan tak pernah ada saat dia butuh perhatian. Perhatian Hank hanya tertumpah pada bagaimana cara memenangi kasus.

Kematian ibunya memaksa Hank meninggalkan semua kasus yang sedang ditangani, juga masalah rumah tangga, lalu pulang kampung ke Carlinville. Di rumah kelahirannya ini Hank bertemu lagi dengan Dale (Jeremy Strong), adiknya yang berkebutuhan khusus dan suka merekam menggunakan kamera kuno; abangnya, Glen (Vincent D’Onofrio), yang dulu pernah cemerlang kariernya sebagai atlet baseball lalu menguap begitu saja; dan ayahnya, Joseph Palmer (Robert Duvall), yang 40 tahun terakhir jadi hakim yang disegani di kota kecil itu.

Hubungan tiga lelaki ini dengan ayah mereka adalah hubungan yang kaku. Ketiganya memanggil sang ayah dengan panggilan “Judge (Pak Hakim).” Tak ada yang boleh menaikkan kaki ke sofa, dan memarkir mobil harus nyaris menempel pintu garasi.

Hank juga bertemu lagi dengan pacar SMA-nya, Samantha Powell (Vera Farmiga), yang dulu pelayan di sebuah bar tapi kini dialah pemiliknya. Samantha yang tak pernah menikah, punya seorang putri remaja yang dia besarkan sendiri.

Awalnya Hank tak berniat berlama-lama di Carlinville karena setumpuk pekerjaan menanti di Chicago, ibunya sudah dimakamkan, dan kekesalannya makin menjadi pada ayahnya yang sangat keras itu. Namun rencananya urung ketika mendapat kabar ayahnya ditangkap polisi usai menabrak seorang pejalan kaki hingga mati.

The Judge mengajak kita melongok kota kecil Amerika dengan cara yang sekarang jarang kita temui. Cara kita berpikir pun dipaksa menyesuaikan dengan cara pikir penduduknya dalam menghargai seorang hakim senior yang lebih dari 40 tahun menegakkan keadilan tapi tiba-tiba tersandung kasus tabrak lari.

Karakter Joseph Palmer yang hitam-putih, konservatif, dan kaku menghadapi pertentangan batin ketika pengacara licik dari kota, yang tak lain putranya sendiri, bertindak sebagai pengacaranya.

Joseph adalah potret jujur seseorang yang tubuh dan pikirannya mulai tidak berfungsi dengan benar, tapi tetap bertahan. Akting Robert Duvall subtil, cerdas, dan luar biasa. Walau Robert Downey Jr. bintang utamanya, tapi sesungguhnya Duvall-lah karakter kuncinya.

Nampak jelas sutradara David Dobkin tak banyak campur tangan mengarahkan akting aktor-aktrisnya yang semua jempolan itu. Dengan sense yang kuat, dia membiarkan adegan demi adegan berjalan santai, tapi tak pernah pelan, dengan kejutan di sana-sini. Begitu masa lalu Hank terkuak, film pun berjalan menderap mantap. Tak perlu musik-musik rumit untuk menguatkan dramanya karena narasinya sudah sangat kuat.

Hank adalah zona nyaman Robert Downey Jr., yang dia mainkan secara di atas rata-rata. Ada kalanya sorot mata Downey seperti anak anjing yang memohon simpati, namun di saat yang sama dia sama kerasnya dengan sang ayah dan menolak patuh pada orang tua itu. Lupakan tentang Iron Man dan Sherlock Holmes, ini adalah peran terbaik Downey sejak Chaplin (1992) dan peran serius pertamanya sejak The Soloist (2009).

Vera Farmiga sebagai pemilik bar berambut pirang dan bertato, memegang peran dalam masa lalu Hank. Dia dinominasikan mendapat Oscar sebagai lawan main George Clooney dalam Up in the Air (2009). Dengan tambahan sedikit lagi jatah tampilnya di layar, Farmiga bisa dinominasikan lagi lewat film ini.

Jaksa Dwight yang keras dalam kasus tabrak lari Pak Hakim dimainkan dengan sangat bagus oleh Billy Bob Thornton. Rambut putihnya disisir ke belakang, matanya menyipit, sikapnya dingin, seolah-olah sengaja dipasang untuk menaikkan tekanan darah penonton. Ekspresi “sengak” Dwight di sepanjang proses pengadilan, akhirnya ditutup dengan sorot lembut kemanusiaan, walau hanya sekilas, saat memandang Joseph dan Hank Palmer di akhir persidangan.

Lewat Dale yang berkebutuhan khusus, Jeremy Strong mengingatkan kita pada karakter Boo Radley yang dimainkan Duvall dalam To Kill a Mockingbird (1962). Deretan pemain pendukung yang muncul dari adegan ke adegan benar-benar merupakan tambang emas The Judge. Akting mereka solid dan berisi. Tinggal satukan mereka semua maka kita punya ansambel pemain yang dapat membawakan melodrama apa pun, asalkan ditulis secara logis.

***
Dimuat di Majalah Detik edisi 151, 20-26 Oktober 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s