Flamboyan Inggris Paling Gres

kingsman

Penyelidikan atas tewasnya seorang agen mata-mata sampai pada miliuner eksentrik bidang telekomunikasi. Apa tujuannya?

Oleh Silvia Galikano

Judul: Kingsman: The Secret Service
Genre: Action | Adventure | Comedy
Sutradara: Matthew Vaughn
Skenario: Jane Goldman, Matthew Vaughn
Produksi: 20th Century Fox
Pemain: Colin Firth, Taron Egerton, Samuel L. Jackson
Durasi: 1 jam 40 menit
Sebuah misi rahasia gagal di Timur Tengah pada akhir 1997. Unwin, seorang Lancelot (sebutan bagi agen mata-mata Kingsman) tewas demi melindungi rekan-rekannya sesama Lancelot, termasuk Harry Hart (Colin Firth).

Sejak itu Harry merasa berutang nyawa pada Unwin. Dia menyerahkan medali Kingsman kepada istri Unwin, Michelle (Samantha Womack), dan anak mereka yang masih kanak-kanak, Eggsy. Di balik medali terdapat nomor telepon berikut kode yang dapat mereka hubungi kapan pun butuh bantuan.

Adegan melompat ke 17 tahun kemudian. Michelle kini lusuh dan punya suami baru, kepala preman kampung yang sering menyiksa istri, sedangkan Eggsy (Taron Egerton) jadi pemuda bandel yang bergaul dengan geng punk.

Usai “bersenang-senang” di bar, Eggsy dan kawan-kawan membawa lari mobil kelompok saingan mereka. Polisi berhasil mengejar dan Eggsy ditangkap. Dia terancam hukuman penjara delapan tahun.

Dalam kondisi ini Eggsy ingat pada medali yang dulu diberikan rekan mendiang ayahnya. Usai menelpon dan menyebutkan kode, ajaib, polisi membebaskannya.

Di luar kantor polisi sudah menunggu Harry dengan data lengkap di kepala tentang Eggsy, termasuk catatan kriminalnya. Harry menawarkan pemuda itu ikut pelatihan mata-mata Kingsman karena dia melihat bakat di diri Eggsy. Eggsy langsung setuju karena tak perlu lagi tinggal serumah dengan ayah tiri dan, yang terpenting, dibayar mahal.

Markas Kingsman diakses lewat rumah jahit di Savile Row yang terkenal di London. Ini tak lepas dari sejarah Kingsman yang berawal dari kumpulan penjahit kelas atas London pada abad ke-19. Setelah banyak dari mereka meninggal tanpa punya ahli waris, uangnya digunakan untuk operasi mata-mata independen, tak terikat pada negara mana pun.

Eggsy dilibatkan dalam misi terbaru Kingsman setelah seorang agen ditemukan tewas terbelah vertikal dalam sebuah misi. Di saat bersamaan seorang profesor hilang misterius, menyusul kemudian Puteri Mahkota Swedia juga hilang.

Penyelidikan Harry membawanya pada seorang mogul dunia telekomunikasi, miliuner yang kerap berpidato tentang pemanasan global, Richmond Valentine (Samuel L. Jackson). Orang kepercayaan Richmond adalah Gazelle (Sofia Boutella, penari Aljazair) yang mahir bela diri dan kaki palsunya dapat mengeluarkan pisau .

Dari buku komik Kingsman: The Secret Service karya Mark Millar dan Dave Gibbons, tim penulisan naskah Kickass, yakni Vaughn dan Jane Goldman mengangkatnya ke layar lebar. Keduanya menggunakan formula vodka martini dengan tambahan adrenalin, lalu di-shaked, bukan diaduk. Plotnya terkadang terbang liar, tapi di saat bersamaan banyak hiburan melihat gadget-gadget ajaib.

Sutradara Matthew Vaughn (Stardust, X-Men First Class), mengemasnya dalam action-thriller keras, brutal, penuh gaya, flamboyan, dan punya pesona visual.Tak berlebihan jika Kingsman disebut puncak karya Vaughn dengan akting magnetik serta adegan-adegan action berdaya ledak tinggi.

Genrenya mata-mata Inggris. Selama puluhan tahun kita punya James Bond berikut para imitasinya, tapi tak pernah ada yang benar-benar satu paket bagusnya.

Pemilihan pemain Kingsman terbilang sempurna. Colin Firth yang pastinya sangat familiar dengan karakter pria Inggris, menyuguhkan adegan tarung spektakuler. Keras, tapi itu tadi, penuh gaya dan ciri Inggrisnya tak boleh hilang, seperti pernah dikatakan Harry, “Sopan santun menjadikan seseorang itu pria.”

Petualangan Taron Egerton sebagai Eggsy pun fantastik, berawal dari pemuda kere yang sinis hingga kemudian ditemukan bakatnya yang lain, lalu berubah jadi jagoan.

Penampilan terbaik datang dari sang legenda hidup Samuel L. Jackson sebagai Richmond Valentine. Villain karikatur yang punya ciri khas pengucapan “S” tak sempurna (lisping) ini berhasil merebut momen-momen penting film ini. Valentine akan jadi salah satu karakter paling dikenang yang pernah ditaklukkan Jackson.

Vaughn memberi banyak sentuhan menarik lewat karakter Puteri Mahkota Swedia, ilmuwan yang diculik, dan omongan tajam tentang mata-mata antara Harry dan Valentine. Gongnya adalah adegan makan malam yang disajikan dalam piranti perak dan layanan berkelas padahal di dalamnya cuma burger dan kentang MacDonalds. Ya, happy… meal!

Walau sejumlah adegan kekerasannya bisa membuat kecewa penggemar genre mata-mata klasik, tapi patut diingat, action film ini menekankan pada keahlian dan kemahiran. Lagi pula, Kingsman ini film mata-mata generasi sekarang, bukan generasi bapak kita. Jadi hati-hati, kini Bond punya pesaing.

***
Dimuat di Majalah Detik, edisi 168, 10-22 Februari 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s