Hotel Candi Baru, Semarang

Hotel Candi Baru berdiri di kawasan elite Semarang era Hindia Belanda, yakni Candi Baru, perbukitan dengan pemandangan lepas ke kota bawah.

 

Hotel bergaya art deco ini terdiri dari dua lantai, memiliki 30 kamar, masing-masing berukuran 25 meter persegi hingga 100 meter persegi. Lantainya bermotif geometris warna-warni, sebagian besar mebeler lama, tiap kamar punya teras sendiri berisi sepasang kursi dan meja, serta meja kerja. Terhubung ke area lobi adalah ballroom yang dapat disewa.

Menu sarapan hanya tersedia dua jenis, roti bakar atau nasi goreng, dan akan diantar ke kamar pada jam yang kita pesan berikut satu teko teh atau kopi. Tidak ada sarapan secara prasmanan seperti hotel pada umumnya.

Beralamat di Jalan Rinjani 21 Gajahmungkur, Kota Semarang, di kawasan Candi Baru, permukiman yang dirancang Ir. Herman Thomas Karsten pada 1916 untuk kaum ekspatriat. Karena lokasinya di perbukitan, dahulu tamu dapat melihat Kota Semarang dari lantai 2, namun sekarang sudah terhalang bangunan-bangunan tinggi.

Bangunan ini awalnya rumah tinggal milik Van Damen Wars, baru kemudian dijadikan hotel bernama Hotel Bellevue. Ketika Jepang masuk pada 1942, namanya berubah jadi Hotel Sakura. Dan saat Jepang angkat kaki, namanya kembali lagi jadi Bellevue, atau lengkapnya N.V. Hotel Bellevue.

Sempat dibeli perusahaan rokok penghasil merk Gentong (sigaret) dan Gotri (klobot), CV. Tik Hong Kongsi, pada 1949. Sepuluh tahun kemudian, perusahan ini berubah nama menjadi CV. Gentong Gotri.

Gonjang-ganjing politik pada 1960 disusul anjuran pemerintah untuk mengindonesiakan nama-nama asing, nama hotel pun berubah lagi menjadi Hotel Tjandi Baru sampai sekarang, kecuali perubahan ejaan menjadi Hotel Candi Baru.

Setelah dibeli dari perusahaan jamu Nyonya Meneer, sejak 2002, Hotel Candi Baru milik PT Sido Muncul.

IMG_2082
Pub di bagian belakang hotel, buka malam hingga dini hari. (Foto: Silvia Galikano)

Walau telah berkali-kali ganti pemilikan juga renovasi demi memenuhi kebutuhan gaya hidup modern, fasad klasiknya terus dipertahankan. Pada 4 Februari 1992, Hotel Candi Baru ditetapkan Pemkot Semarang sebagai bangunan cagar budaya.

ebay
Kartu pos 1930-an bergambar Hotel Bellevue. (Dok. ebay)
metrosemarang dotcom
Kondisi Hotel Candi Baru sebelum renovasi, tepi kanopi masih berhias gaya rococo. (Dok. metrosemarang)
hotelcandibaru dotcom
Hotel Candi Baru saat ini, renda-renda rococo sudah “dibersihkan”. (Dok. hotelcandibaru.com)

***
Dari kunjungan ke Semarang, 5-6 Maret 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s