Spiegel

spiegel, kota lama, semarang

Bangunan berlantai dua ini berada di kanan Jalan Raya Letjend Suprapto, jalan satu arah di Kota Lama Semarang. Bersebelahan dengan Taman Srigunting di samping Gereja Blenduk. Spiegel Bar & Bistro namanya.

Dahulu ditempati perusahaan Winkel Maatschappij “H Spiegel”, toserba yang yang menyediakan berbagai keperluan rumah tangga dan kantor dengan model terbaru, seperti kain, mesin ketik, furniture, dan keperluan olah raga.

Perusahaan tersebut dibentuk pada 1895 oleh Addler. Kemudian H. Spiegel diangkat menjadi manajer perusahaan hingga lima tahun kemudian dia menjadi pemiliknya. Pada tahun 1908 perusahaan tersebut menjadi perseroan terbatas (PT).

Ada sumber yang menduga gedung ini pernah juga menjadi restoran, galeri seni, serta perusahaan importir alat musik sekaligus menyediakan jasa perbaikan alat musik.

Dari semua itu, ada satu kesamaan, bahwa Spiegel dikenal sebagai tempatnya produk berkualitas bagus.

Setelah masa penjajahan berakhir, Spiegel berubah fungsi menjadi gudang alat berat, lalu perlahan-lahan ditelantarkan.

Bertahun-tahun kemudian dilakukan restorasi yang cukup lama terhadap bangunan cagar budaya ini hingga pada 8 Juni 2015 diresmikan penggunaannya sebagai kafe dan resto bernama Spiegel Bar & Bistro.

 

spiegel, kota lama, semarang
Pagi, belum buka. (Foto: Silvia Galikano)

***
Dari perjalanan ke Semarang, 28 Oktober 2017

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s